Arsip | LEMBAGA TINGGI RSS for this section

Mengenal Budaya Warisan Bangsa melalui Jambore Nasional FKMPI 2015

Indonesia yang begitu banyak memiliki budaya bangsa menjadi latar belakang adanya kegiatan Jambore Nasional FKMPI. Dengan mengusung tema Membangun Generasi Cakap demi Mahasiswa Politeknik untuk Indonesia, Jambore memiliki tujuan selain menjadikan mahasiswa Politeknik mengenal kebudayaan bangsa dengan cara mengenalkan kebudayaan dari masing-masing peserta Jamnas juga menjadikan mahasiswa generasi bangsa yang cakap, tanggap dan bertanggung jawab terhadap permasalahan bangsa.

DSC_0164IMG_1311

Jamnas adalah kegiatan tahunan yang baru pertama kali diselenggarakan dengan Politeknik Negeri Lampung yang menjadi tuan rumah pada tanggal 11-15 Maret 2014. Poin yang tidak kalah penting adalah terjalin dan terjaganya silaturahim antar mahasiswa Politeknik se-Indonesia. Dalam kegiatan tersebut ada beberapa acara yang bertujuan untuk mengenalkan budaya dari masing-masing daerah se-Indonesia, di antaranya adalah kegiatan penampilan Video Dokumenter tentang kultur kebudayaan masing-masing daerah, Mabanas (Makan Bersama Makanan Khas Daerah Masing-masing) peserta saling mencicipi makanan khas dari daerah asal peserta lain, selanjutnya ada acara Tukar Darah (Kado Daerah) masing-masing peserta saling bertukar dengan peserta dari daerah lain suvenir khas daerah mereka. Dengan adanya rangkain kegiatan tersebut diharaokan peserta dapat mengenal dan mempelajari kebudayaan mereka sendiri dan kebudayaan lain, sehingga akan menumbuhkan rasa nasionalisme yang semakin tinggi terhadap bangsa.

Selain kegiatan yang berhubungan dengan kebudayaan, Jamnas juga mengadakan kegiatan yang bermanfaat untuk masa depan bangsa seperti lomba Karya Tulis Ilmiah yang bertemakan masyarakat ASEAN, kemudian ada lomba esai yang mencari solusi alternatif bagi permasalahan bangsa.

Serangkaian kegiatan Jamnas telah selesai dilakukan. Semoga kegiatan ini dapat memberi manfaat kita semua terutama rakyat Indonesia dakam menghadapi gejolak perkembangan dunia.

Dalam Jamnas ini, Politeknik Negeri Malang mendapatkan Karya Tulis Ilmiah terbaik Nasional dan juga menjadi regu terbaik dalam Jambore Nasional

Hidup Mahasiswa!

Hidup Rakyat Indonesia!

Iklan

BEM Polinema Menyatakan Netral dan Tidak Memihak Institusi KPK Maupun POLRI

Konflik antara KPK dan POLRI kembali terjadi di awal tahun 2015 ini, setelah sebelumnya terjadi 4 Jilid kasus KPK Vs POLRI. Bermula saat KPK menetapkan calon Kapolri Komjen Polisi Budi Gunawan sebagai tersangka. Kemudian POLRI membidik empat orang komisioner yang tersisa di KPK dengan sejumlah kasusnya masing-masing. Kedua lembaga penegak hukum ini mengklaim tengah menjalankan fungsinya namun tetap saja, dugaan adanya upaya kriminalisasi menyeruat.
Disebabkan oleh banyaknya asumsi publik yang membuat kasus ini cenderung saling menyalahkan antar pihak yang terkait, maka BEM Polinema mengadakan kajian strategi yang dilaksanakan pada hari Selasa, 24 Februari 2014 dengan mengusung judul “Drama Cicak Vs Buaya”. Dari hasil kajian strategi ini BEM Politeknik Negeri Malang memilih untuk netral dan tidak memihak institusi KPK maupun POLRI.
BEM Politeknik Negeri Malang Kabinet Garuda Periode 2015/2016 juga menyatakan:
1. Mengawal proses penegakan hukum di Indonesia
2. Menuntut Presiden Joko Widodo dalam mengambil segala keputusan harus cepat dan tepat
3. Menuntut Presiden Joko Widodo agar melibatkan PPATK dan BPK dalam proses penetapan KAPOLRI dan
Pimpinan KPK
4. Menuntut Presiden Joko Widodo untuk segera menumpas mafia hukum yang ada di Indonesia
5. Menuntut institusi KPK, POLRI dan Kejagung untuk saling bersinergi dalam pemberantasan korupsi di
Indonesia

BEM Polinema mengajak seluruh Rakyat Indonesia untuk tetap mengawal dan mengawasi penegakan hukum yang ada di Indonesia, jangan sampai Hukum di Indonesia tumpul ke atas tajam ke bawah!
Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!

Tebas Korupsi Harga Mati

Setelah mengadakan kajian strategi yang mengaji tentang kasus Cicak Vs Buaya, pada hari Minggu, 1 Maret 2015 BEM Politeknik Negeri Malang beserta mahasiswa aktivis lainnya mengadakan aksi damai yang bertempat di Car Free Day Jln. Ijen Kota Malang. Aksi ini bertujuan untuk menuntaskan konflik antara KPK dan Polri serta memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak memihak salah satu institusi, baik dari KPK maupun POLRI. Pada aksi ini pengunjung yang memadati CFD diajak untuk menandatangi petisi yang berisi dukungan Save KPK-POLRI.

Sebelum memulai aksi, fungsionaris BEM Polinema dan mahasiswa aktivis Polinema lainya bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Totalitas Perjuangan. Setelah menyanykaikan lagu bersama-sama, para orator mulai menyuarakan orasinya yang berisi himbauan agar masyarakat tidak memihak salah satu dari KPK ataupun Polri, tetapi masyarakat harus mendukung keduanya untuk menegakkan hukum di Indonesia dan memberantas korupsi yang ada. Pada saat aksi berlangsung dibagikan Press Release yang berisi pernyataan bahwa BEM PoliteknikNegeri Malang menyatakan netral dan tidak memihak KPK ataupun POLRI.

Tidak hanya penandatangan petisi dukungan Save KPK-POLRI, pada aksi ini juga terdapat aksi theatrical yang mempertunjukkan perseteruan antara Cicak Vs Buaya serta penangkapan koruptor yang berhasil dilakukan atas kerja sama KPK-POLRI yang bersinergi untuk memberantas korupsi di Indonesia.
Untitled-2

Aksi ini diakhiri dengan longmarch mengitari Jalan Ijen dengan membawa petisi yang berisi tanda tangan dukungan Save KPK-POLRI.

Untitled-1

“KPK-POLRI = Sahabat sejati, KPK-POLRI adalah lembaga penegak hukum, bersinergi demi menumpas koruptor-koruptor yang ada di negeri ini. Kami tidak memihak KPK, kami tidak memihak POLRI. Tapi kami mendukung KPK-POLRI untuk menjadi sahabat sejati, untuk menjadi penegak hukum yang melaksanakan tugas pokok fungsinya secara sebagaimana mestinya. Kami disini netral, dan tidak memihak institusi KPK maupun POLRI” – BEM Politeknik Negeri Malang

Hidup Mahasiswa!!!
Hidup Rakyat Indonesia!!!

Setitik Rasa Peduli, Berjuta Manfaat bagi Mereka

Musim hujan selalu diwarnai dengan musibah banjir di kota-kota besar, namun tidak menutup kemungkinan di kota kecil juga terjadi banjir. Banjir seperti musibah rutin yang selalu hadir menyapa warga Indonesia, namun meskipun begitu yang namanya musbih tetap saja musibah. Musibah hadir tanpa bias diduga dan diprediksi. Mereka bias kehilangan harta benda akibat banjir, sehingga mereka membutuhkan uluran tangan kita yang bernasib sedikit lebih beruntung dari pada mereka, korban banjir.

Sebagai wujud kepedulian, kami para pemuda meluangkan sedikit waktu kami untuk menggalang dana yang nantinya akan disalurkan untuk korban banjir di seluruh negeri. Meski jumlah yang didapat dari para pengguna jalan raya tidak seberapa, namun sedikit banyak dapat membantu meringankan beban para korban. Bekerjasama dengan UKM BKM, BEM melakukan galang dana di daerah perempatan Jl.Soekarno-Hatta Malang, pertigaan Belimbing, perempatan Kayu Tangan, dan di tempat umum lainnya. Penggalangan dilakukan mulaihari Selasa – Minggu, 17-22 Februari 2015.

Jika bukan kita, yang kebetulan memiliki nasib lebih beruntung dari korban bencana banjir, yang peduli membantu mereka, saudara kita sebangsa dan setanah air yang menjadi korban bencana banjir, lalu siapa lagi?

IMG-20150217-WA0004

Penggalangan dana banyak dianggap sebagai angin lalu bagi penggu najalan, karena kami tidak jarang juga turun kejalan untuk melakukan aksi ini, namun sebenarnya bukan maksud kita untuk sering mengadakan kegiatan ini, jikalau tidak ada korban yang membutuhkan kami tidak akan melakukan galang dana demi membantu mereka, apakah sulit untuk menyumbangkan sedikit rezeki yang kita miliki untuk mereka? Tidak pernahkah terpikirkan oleh kita bagaimana kalau kita yang tertimpa musibah?
Hidup Mahasiswa !!!
Hidup Rakyat Indonesia !!!

Musyawarah Kerja BEM POLINEMA 2015 KABINET “GARUDA”

Musyawarah Kerja (Musker) BEM POLINEMA merupakan acara tahunan BEM yang dilaksanakan di awal kepengurusan. Acara ini berisi empat agenda penting yaitu upacara serah terima jabatan, pembahasan dan penetapan tata tertib pembahasan dan penetapan MPO, serta pembahasan dan penetapan kode etik. Tahun ini Musker BEM POLINEMA diadakan dua hari satu malam yaitu tanggal 3-4 Februari 2015 bertempat di Villa Diva, Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Diikuti oleh semua pengurus BEM Polinema 2015, acara ini berjalan dengan lancar hingga rangkaian acara yang terakhir. Acara ini mengambil tema “Bersama Meningkatkan Dedikasi yang Berlandaskan Etika dan Kedisiplinan Sebagai Dasar Totalitas Kerja Untuk Kemajuan BEM POLINEMA” yang diawali dengan upacara serah terima jabatan dari BEM POLINEMA Kabinet “PERGERAKAN MAHASISWA” kepada BEM POLINEMA Kabinet “GARUDA” di pagi hari, kemudian presentasi Laporan PertanggungJawaban BEM POLINEMA Kabinet “PERGERAKAN MAHASISWA”, dan dilanjutkan dengan sidang yang membahas dan menetapkan Tata Tertib, MPO dan Kode Etik, acara terakhir yaitu pemaparan program kerja BEM POLINEMA Kabinet “GARUDA” hingga pukul 11.00 setelah itu persiapan pulang.IMG-20150207-WA0004
Kabinet ‘Garda Depan Pemuda’ atau singkatnya “GARUDA”, yang merupakan tag line kabinet BEM POLINEMA tahun ini, terdiri dari Presiden, Wakil Presiden beserta 10 kementerian yang siap berdedikasi untuk kemajuan BEM POLINEMA. Terdapat beberapa perbedaan dari tahun sebelumnya yaitu dengan penambahan Kementerian Kesejahteraan Mahasiswa, Kementerian Pendidikan, Riset dan Teknologi, dan perubahan nama kementerian seperti Kementerian Pendidikan, Pemuda dan Olah raga diubah menjadi Kementerian Pemuda dan Olah raga, Kementerian Teknologi, Komunikasi dan Informasi diubah menjadi Kementerian Komunikasi dan Informasi.
IMG-20150207-WA0006
Visi BEM tahun ini adalah “Bersinergi Bersama OKI Polinema Untuk Menjadi Garda Depan Pergerakan Mahasiswa Dalam Memajukan Polinema Dan Indonesia”. Visi tersebut akan diwujudkan melalui program-program kerja BEM POLINEMA dan optimalisasi dalam melayani UKM dan HMJ yang menjadi naungan.
“Jadilah Garda Depan Pemuda (GARUDA) Yaitu Pelopor Yang Menggerakkan Mahasiswa Untuk Mencapai Cita-Cita Setinggi-Tingginya Selayaknya Burung Garuda” merupakan pesan Presiden BEM POLINEMA 2015 dalam slide terakhirnya pada Musker kemarin. Salam Perubahan dari kami. GARUDA!!! SIAP !!!
HIDUP MAHASISWA!!! Hidup Rakyat Indonesia!!!

Wujud Kecil Pengabdian pada Negeri

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu Tridharma Mahasiswa yang wajib dilakukan bagi mahasiswa sejati. Hal ini juga telah dilakukan oleh BEM Polinema dengan melaksanakan Desa Binaan di Dusun Jeruk, Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang pada tanggal 20-21 Desember 2014.

1419157051334 IMG_20141220_121907

Tidak seperti Desa Binaan sebelumnya yang kegiatannya berfokus pada pembangunan infrastruktur, namun kali ini berfokus pada pengembangan sumberdaya manusia. Kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan potensi sumberdaya manusia salah satunya adalah pelatihan di bidang kesenian bagi pemuda dan pemudi setempat. Hasil dari pelatihan selama beberapa minggu sebelumnya ditampilkan saat pentas seni pada Sabtu malam. Pentas seni ini berkonsep ‘Dari warga’ karena yang tampil adalah warga setempat, ‘Untuk warga’ yang menikmati pertunjukan tersebut adalah warga sendiri. Selain pentas seni, kegiatan sosial seperti pelayanan kesehatan gratis dan pembagian sembako telah dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 20 Desember.

Pada tanggal 21 Desember kegiatan kerja bakti bersama warga dilakukan untuk membersihkan lingkungan desa. Warga bergotong royong membersihkan jalan-jalan, selokan pada Minggu pagi sebelum mereka berangkat bekerja di sawah atau mencari rumput untuk ternak. Selain kerja bakti, juga berlangsung kegiatan senam pagi yang diikuti oleh pemuda pemudi. Selain lingkungan yang sehat, diperlukan juga raga yang sehat, karena pada tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

Banyak sambutan positif dari warga atas kegiatan ini, mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan lebih baik dari sebelumnya. Yang menjadi tantangan pada Desa Binann kali ini adalah bagaimana cara memperbaiki pola pikir warga yang masih sangat tradisional menjadi lebih maju dan mandiri. Untuk menuju Indonesia yang maju, sudah sewajarnya perubahan dilakukan pada hal yang paling dasar, yakni warga masyarakatnya. Desa Binaan adalah sebuah langkah kecil untuk mencoba menciptakan sebuah perubahan.

Semoga kegiatan Desa Binaan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkontribusi secara aktif dalam menjadikan Indonesia sebagai negara yang lebih maju dan baik.

PENGABDIAN KECIL UNTUK PENDIDIKAN INDONESIA

DSC_1278 DSC_1329

Sabtu, 13 Desember 2014 bertempat di SDN 03 Sidoluhur, Desa Srigading, Kec. Lawang, Kab. Malang, Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Malang menyelenggarakan kegiatan School Development yang merupakan program kerja sosial tahunan dari Kementerian Sosial Masyarakat. School Development tahun ini menggandeng tema “Pengabdian untuk Negeri Melalui Peran Aktif dalam Peningkatan Pendidikan Anak Bangsa”.  

Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan oleh MC, lalu sambutan disampaikan oleh fungsionaris Kementrian Sosial Masyarakat, kemudian sambutan dari Menteri Sosial Masyarakat dan dilanjutkan sambutan dari perwakilan Kepala Sekolah SDN 03 Sidoluhur. Setelah sambutan selesai kegiatan resmi dimulai dengan para panitia membimbing para murid dalam bimbingan belajar.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini yaitu untuk membentuk generasi penerus bangsa yang sadar akan pentingnya pendidikan, dengan kata lain melalui kegiatan ini tidak hanya untuk memberikan ilmu namun juga membuka pemikiran para murid akan pentingnya suatu pendidikan. Dan melalui kegiatan School Development ini juga diharapkan agar seluruh murid di SDN O3 Sidoluhur ini setelah lulus nantinya dapat mengenyam pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan semangat belajar yang membara.

Setelah bimbingan belajar kepada murid-murid, kemudian dilanjutkan dengan games dan pembagian hadiah yang berupa alat tulis bagi para pemenangnya. Lalu acara ditutup dengan doa dan berjabat tangan antar panitia dan seluruh pihak sekolah maupun murid-murid.

Semoga kegiatan School Development  ini dapat meningkatkan pendidikan yang berkualitas untuk anak bangsa, serta dapat menjadi dorongan bagi semua pihak untuk memajukan pendidikan di Indonesia.