Hari Anti Korupsi Internasional 2015

1

BEM Politeknik Negeri Malang mengadakan sebuah event untuk memperingati HAKI (Hari Anti Korupsi Internasional) 2015 dengan agenda :

  • Lomba Poster
    Dengan Tema Integritas Pemuda dalam Aksi Anti Korupsi batas pengumpulan tanggal 2 Desember 2015.
    Hadiah :
    Juara I : Rp 1.000.000,00 + Sertifikat + Trophy
    Juara II : Rp 750.000,00 + Sertifikat + Trophy
    Juara III : Rp 500.000,00 + Sertifikat + Trophy

 

  • Diskusi Publik
    Dihadiri oleh pemateri dari KPK, MCW, dan ICW.
    Dilaksanakan pada Senin, 7 Desember 2015 Jam 07.00 WIB bertempat di Aula Pertamina Politeknik Negeri Malang.

 

Petunjuk Pelaksanaan & Formulir Pendaftaran bisa download file di bawah ini :

DIALOG PIMPINAN DAN MAHASISWA 2015

DSC_0113

Dialog Pimpinan dan Mahasiswa merupakan program kerja Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Malang yang dilaksanakan setiap tahun sekali. Di dalam DIPAM, mahasiswa dapat menyalurkan aspirasi, menyampaikan keluhan dan mengutarakan pendapat kepada Pimpinan untuk Politeknik Negeri Malang.

DIPAM tahun ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 9 Juni 2015 di Aula Pertamina Politeknik Negeri Malang. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan yaitu Direktur,Pudir I (Bidang Akademik), Pudir II(Bidang Sarana dan Prasarana), Pudir III(Bidang Kemahasiswaan), Pudir IV(Bidang Kerja Sama dan Pengembangan), juga dihadiri oleh Kepala Jurusan, Kepala Program Studi, Dewan Pembina Kemahasiswaan beserta jajarannya, dan delegasi setiap kelas dari seluruh jurusan serta delegasi Organisasi Kemahasiswaan Intra di Politeknik Negeri Malang.

Tahun ini yang berbeda dengan tahun kemarin yakni pengisian angket melalui website (angketdipam-bem.polinema.ac.id). Dalam acara DIPAM ini juga disampaikan hasil angket yang telah diisi oleh responden dari Mahasiswa umum Politeknik Negeri Malang. Dari hasil angket yang telah diisi dapat disimpulkan sebagian besar menyatakan baik untuk peningkatan dan pengembangan kualitas Politeknik Negeri Malang.

Dalam acara DIPAM ini terdapat sesi tanya jawab, mahasiswa dapat mengajukan pertanyaan ataupun saran kepada Pimpinan dari semua bidang. Acara DIPAM ini sangat bermanfaat khususnya bagi mahasiswa dan Pimpinan. Semoga acara DIPAM dari tahun ke tahun lebih baik lagi,menjadi yang lebih unggul dan mampu bersaing dalam menghadapi MEA tahun 2015.

HIDUP MAHASISWA !!!

HIDUP POLITEKNIK !!!

Menyambut Sang Presiden , 21 Mei 2015

demoo

Kamis, 21 Mei 2015. Pukul 08.00 Mahasiswa dari berbagai Instansi berkumpul di Samantha Krida, Universitas Brawijaya untuk melakukan persiapan pra aksi yang ditujukan untuk penyambutan presiden Jokowi di Kota Malang. Mahasiswa yang tergabung pada aksi ini berasal dari POLINEMA, UB, UMM, UNAIR, ITS, POLTEKOM, UNEJ, UTM, UNIKAMA dan PENS.

Pukul 09.00 WIB kami bersiap menuju jembatan Soekarno-Hatta untuk menyambut Presiden Jokowi di titik Point C, namun hal tersebut terhambat karena ketika hendak menuju tempat yang telah ditentukan ratusan apparat keamanan telah bersiap-siap membentuk border untuk menghalangi kami keluar dari pintu gerbang UB yang menuju jembatan Soekarno-Hatta.

Aksi dorong-dorongan pun sempat terjadi antara border polisi dan border mahasiswa. Hal tersebut sangat menghabiskan waktu kami sehingga kami memutuskan untuk kembali ke Samantha Krida untuk menyusun strategi selanjutnya.

Setelah para Presiden Mahasiswa membentuk forum kecil terbentuklah suatu keputusan yaitu menghadang Jokowi di titik point lain. Awalnya kami menuju gedung DPRD Kota Malang, selanjutnya kami memutuskan untuk menuju Batu dimana pada agenda Jokowi melakukan kunjungan di salah satu tempat di Kota Batu. Lagi-lagi belum sampai Batu kami sudah dihadang ratusan Polisi, tidak cukup polisi, TNI dengan segala aksesorisnya dan tangki air pun telah disiapkan untuk menghalangi aksi kami. Yang paling mengejutkan adalah jumlah aparat yang dikerahkan untuk menghalangi kami sangat berlebihan. Tidak dapat dihindari aksi dorong-dorongan antara aparat dan mahasiswa pun terjadi lagi. Gerak mahasiswa semakin terbatas dengan bertambahnya jumlah aparat yang dikerahkan. Padahal kami, mahasiswa disini tidak berniat untuk membuat keributan, kekacauan, chaos atau lain sebagainya. Kami disini hanya ingin bertemu Bapak Presiden Joko Widodo dan meminta kejelasan mengenai:

  1. Mencabut kebijakan harga BBM dari mekanisme pasar bebas dan kembalikan subsidi BBM
  2. Mengambil alih 100% kekayaan dan aset blok mahakam dan freeport ketika kontrak sudah berakhir
  3. Kejelasan mengenai KIS dan BPJS

Mengambil alih 100% kekayaan dan aset blok mahakam dan freeport ketika kontrak sudah berakhir Tuntutan tersebut kami tujukan kepada Presiden Joko Widodo tidak semata-mata untuk kepentingan kami, tetapi untuk kesejahteraan rakyat Indonesia sekarang dan selajutnya.

Nb: Aksi Mahasiswa pada tanggal 21 Mei tidak hanya berlangsung di Kota Malang tetapi dari rekan-rekan Mahasiswa lain turut melakukan aksi di Jakarta dengan ribuan jumlah masa dan dengan tuntutan yang sama.

Hidup Mahasiswa!!!

Hidup Rakyat Indonesia!!!

Selamat Hari Lingkungan Dunia

environtmen day

      Hari  Lingkungan  Hidup  Sedunia( World  Environment Day)  merupakan  perayaan  lingkungan hidup terakbar  di seluruh  dunia.Puncak acaranya diperingati pada tanggal 5 Juni setiap tahunnya.Sejak digelar pertama kali pada tahun 1972, masalah lingkungan hidup menjadi perhatian serius negera-negara di dunia, pasalnya kondisi lingkungan saat itu kian hari kian mengkhawatirkan dimana hampir diseluruh dunia memiliki masalah lingkungan hidup yang serius dan  telah menjadi media bagi PBB (melalui UNEP) untuk mengampanyekan akan pentingnya  kelestarian  lingkungan hidup.

Dengan tujuan menyadarkan semua pihak untuk ikut bertanggung jawab merawat bumi sekaligus menjadi pelopor perubahan dan penyelamat bumi dan lingkungan hidup.

Pada tahun 2015 ini, perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day )mengangkat tema “Seven Billion Dreams. One Planet. Consume with Care”. Tujuh miliar manusia dengan berbagai keinginannya, menghuni satu bumi. Bumi yang menjadi satu-satunya planet yang bisa dihuni oleh manusia. Dengan pertumbuhan penduduk dan pembangunan ekonomi yang terus berlangsung, membuat ekosistem bumi mendekati titik kritis.

Pada tahun 2050 total penduduk bumi yang diperkirakan mencapai 9,6 milyar. Jika penduduk bumi tetap mempertahankan pola konsumsi dan produksi seperti saat ini, dibutuhkan hingga tiga buah bumi untuk mempertahankan pola hidup dan konsumsi masyarakat dunia. Padahal hingga saat ini, bumi tetap menjadi satu-satunya planet yang dapat dihuni oleh manusia.

Oleh karena itu diperlukan perubahan pola konsumsi manusia terhadap sumber daya di bumi. Diperlukan pola hidup dan konsumsi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Segala kegiatan konsumsi dan produksi tetap memperhitungkan keberlangsungan sumber daya alam dan dampak lingkungan. Sehingga bumi akan tetap menjadi sebuah planet yang nyaman dan sehat untuk dihuni oleh manusia dan anak cucunya. “Seven Billion Dreams. One Planet. Consume with Care“.

MUNAS FKMPI XVI MALANG TAHUN 2015

MUNAS1

Tahun 2015 merupakan tahun dimana negara-negara di ASEAN menghadapi ASEAN Community tidak terkecuali Indonesia. Sebelumnya apa ASEAN community itu? ASEAN Community adalah sebuah komunitas, namun bukan menjadi sebuah komunitas yang lepas. Tapi komunitas yang terstruktur karena ada aturan yang mengikat kita secara internal. Untuk ASEAN Community dibagi menjadi 3 bidang yaitu bidang keamanan politik (ASEAN Political-Security Community), Ekonomi (ASEAN Economic Community), dan Sosial Budaya (ASEAN Socio-Culture Community). Dari tiga Bidang tersebut tentu berdampak sangat besar bagi Negara kita.

Dari karakteristik tersebut dapat disimpulkan bahwa apabila kita pekerja, maka kita akan mendapatkan pesaing dari 9 negara lain. Dengan terciptanya ASEAN Community inilah, pekerja di Negara ASEAN mendapatkan tantangan baru untuk meningkatkan kualitas daya saing kita sehingga dapat bersaing dengan pekerja negara-negara ASEAN lainnya. Sebagai anak muda tentu kita memegang peran penting di ASEAN Community ini, bagaimana caranya agar ASEAN Community ini menjadi sebuah peluang besar bagi Indonesia untuk memajukan berbagai bidang yang ada, mengingat Indonesia menyumbang 40% dari total penduduk ASEAN, letak geografis, serta luas wilayah tentu akan sangat menguntungkan apabila dimanfaatkan dengan baik. Namun apabila diabaikan, Indonesia dengan adanya ASEAN Community ini akan terus menerus mengonsumsi, maka apa yang harus dilakukan?
Musyawarah Nasional Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik Se-Indonesia (MUNAS FKMPI XVI MALANG TAHUN 2015) diselenggarakan pada 26 April – 2 Mei 2015 bertempat di Politeknik Negeri Malang. Munas FKMPI XVI ini merupakan hasil pilihan dari Munas FKMPI XV di Politeknik Negeri Bali. Mahasiswa dapat berperan penting di dalam menuangkan pemikiran yang kreatif dan inovatif untuk memperkuat daya saing di kancah global. Tentunya Pemikiran yang kreatif dan inofatif tidak cukup, Pemuda yang menjadi garda depan penggerak Negara Indonesia harus melakukan pergerakan pergrakan yang strategis. Pergerakan memang sangat penting khusunya sebagai mahasiswa politeknik yang nantinya akan merebut kembali teknologi kepangkuan ibu pertiwi,

Oleh sebab itu kami Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Malang selaku tuan rumah MUNAS FKMPI XVI Malang Tahun 2015 akan mempersembahkan serangkaian acara MUNAS FKMPI XVI Malang Tahun 2015 yang bertemakan ”Penguatan Daya Saing Mahasiswa dalam Mengahadapi ASEAN Community 2015.” Selain itu kami juga menginisiasi program acara guna mendukung keberlangsungan ASEAN Community 2015 yang berimbas langsung pada Mahasiswa juga. Diantaranya Silaturahmi Nasional, Seminar Nasional, Sidang MUNAS FKMPI XVI, Focus Grup Discussion, Expo Kelembagaan Orgasisasi Kemahasiswaan Intra Politeknik Negeri Malang (OKI Polinema) dan Field Trip guna mengenalkan pariwisata provinsi Jawa Timur, serta serangkaian acara MUNAS FKMPI XVI Malang Tahun 2015 ini ditutup dengan Closing Ceremony.

Terakhir, akan muncul dua pertanyaan, kita sebagai Mahasiswa akan duduk diam dan melipat tangan? Ataukah kita akan turun tangan dan andil dalam membenahi Negeri Indonesia?

Mengenal Budaya Warisan Bangsa melalui Jambore Nasional FKMPI 2015

Indonesia yang begitu banyak memiliki budaya bangsa menjadi latar belakang adanya kegiatan Jambore Nasional FKMPI. Dengan mengusung tema Membangun Generasi Cakap demi Mahasiswa Politeknik untuk Indonesia, Jambore memiliki tujuan selain menjadikan mahasiswa Politeknik mengenal kebudayaan bangsa dengan cara mengenalkan kebudayaan dari masing-masing peserta Jamnas juga menjadikan mahasiswa generasi bangsa yang cakap, tanggap dan bertanggung jawab terhadap permasalahan bangsa.

DSC_0164IMG_1311

Jamnas adalah kegiatan tahunan yang baru pertama kali diselenggarakan dengan Politeknik Negeri Lampung yang menjadi tuan rumah pada tanggal 11-15 Maret 2014. Poin yang tidak kalah penting adalah terjalin dan terjaganya silaturahim antar mahasiswa Politeknik se-Indonesia. Dalam kegiatan tersebut ada beberapa acara yang bertujuan untuk mengenalkan budaya dari masing-masing daerah se-Indonesia, di antaranya adalah kegiatan penampilan Video Dokumenter tentang kultur kebudayaan masing-masing daerah, Mabanas (Makan Bersama Makanan Khas Daerah Masing-masing) peserta saling mencicipi makanan khas dari daerah asal peserta lain, selanjutnya ada acara Tukar Darah (Kado Daerah) masing-masing peserta saling bertukar dengan peserta dari daerah lain suvenir khas daerah mereka. Dengan adanya rangkain kegiatan tersebut diharaokan peserta dapat mengenal dan mempelajari kebudayaan mereka sendiri dan kebudayaan lain, sehingga akan menumbuhkan rasa nasionalisme yang semakin tinggi terhadap bangsa.

Selain kegiatan yang berhubungan dengan kebudayaan, Jamnas juga mengadakan kegiatan yang bermanfaat untuk masa depan bangsa seperti lomba Karya Tulis Ilmiah yang bertemakan masyarakat ASEAN, kemudian ada lomba esai yang mencari solusi alternatif bagi permasalahan bangsa.

Serangkaian kegiatan Jamnas telah selesai dilakukan. Semoga kegiatan ini dapat memberi manfaat kita semua terutama rakyat Indonesia dakam menghadapi gejolak perkembangan dunia.

Dalam Jamnas ini, Politeknik Negeri Malang mendapatkan Karya Tulis Ilmiah terbaik Nasional dan juga menjadi regu terbaik dalam Jambore Nasional

Hidup Mahasiswa!

Hidup Rakyat Indonesia!

BEM Polinema Menyatakan Netral dan Tidak Memihak Institusi KPK Maupun POLRI

Konflik antara KPK dan POLRI kembali terjadi di awal tahun 2015 ini, setelah sebelumnya terjadi 4 Jilid kasus KPK Vs POLRI. Bermula saat KPK menetapkan calon Kapolri Komjen Polisi Budi Gunawan sebagai tersangka. Kemudian POLRI membidik empat orang komisioner yang tersisa di KPK dengan sejumlah kasusnya masing-masing. Kedua lembaga penegak hukum ini mengklaim tengah menjalankan fungsinya namun tetap saja, dugaan adanya upaya kriminalisasi menyeruat.
Disebabkan oleh banyaknya asumsi publik yang membuat kasus ini cenderung saling menyalahkan antar pihak yang terkait, maka BEM Polinema mengadakan kajian strategi yang dilaksanakan pada hari Selasa, 24 Februari 2014 dengan mengusung judul “Drama Cicak Vs Buaya”. Dari hasil kajian strategi ini BEM Politeknik Negeri Malang memilih untuk netral dan tidak memihak institusi KPK maupun POLRI.
BEM Politeknik Negeri Malang Kabinet Garuda Periode 2015/2016 juga menyatakan:
1. Mengawal proses penegakan hukum di Indonesia
2. Menuntut Presiden Joko Widodo dalam mengambil segala keputusan harus cepat dan tepat
3. Menuntut Presiden Joko Widodo agar melibatkan PPATK dan BPK dalam proses penetapan KAPOLRI dan
Pimpinan KPK
4. Menuntut Presiden Joko Widodo untuk segera menumpas mafia hukum yang ada di Indonesia
5. Menuntut institusi KPK, POLRI dan Kejagung untuk saling bersinergi dalam pemberantasan korupsi di
Indonesia

BEM Polinema mengajak seluruh Rakyat Indonesia untuk tetap mengawal dan mengawasi penegakan hukum yang ada di Indonesia, jangan sampai Hukum di Indonesia tumpul ke atas tajam ke bawah!
Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!

Tebas Korupsi Harga Mati

Setelah mengadakan kajian strategi yang mengaji tentang kasus Cicak Vs Buaya, pada hari Minggu, 1 Maret 2015 BEM Politeknik Negeri Malang beserta mahasiswa aktivis lainnya mengadakan aksi damai yang bertempat di Car Free Day Jln. Ijen Kota Malang. Aksi ini bertujuan untuk menuntaskan konflik antara KPK dan Polri serta memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak memihak salah satu institusi, baik dari KPK maupun POLRI. Pada aksi ini pengunjung yang memadati CFD diajak untuk menandatangi petisi yang berisi dukungan Save KPK-POLRI.

Sebelum memulai aksi, fungsionaris BEM Polinema dan mahasiswa aktivis Polinema lainya bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Totalitas Perjuangan. Setelah menyanykaikan lagu bersama-sama, para orator mulai menyuarakan orasinya yang berisi himbauan agar masyarakat tidak memihak salah satu dari KPK ataupun Polri, tetapi masyarakat harus mendukung keduanya untuk menegakkan hukum di Indonesia dan memberantas korupsi yang ada. Pada saat aksi berlangsung dibagikan Press Release yang berisi pernyataan bahwa BEM PoliteknikNegeri Malang menyatakan netral dan tidak memihak KPK ataupun POLRI.

Tidak hanya penandatangan petisi dukungan Save KPK-POLRI, pada aksi ini juga terdapat aksi theatrical yang mempertunjukkan perseteruan antara Cicak Vs Buaya serta penangkapan koruptor yang berhasil dilakukan atas kerja sama KPK-POLRI yang bersinergi untuk memberantas korupsi di Indonesia.
Untitled-2

Aksi ini diakhiri dengan longmarch mengitari Jalan Ijen dengan membawa petisi yang berisi tanda tangan dukungan Save KPK-POLRI.

Untitled-1

“KPK-POLRI = Sahabat sejati, KPK-POLRI adalah lembaga penegak hukum, bersinergi demi menumpas koruptor-koruptor yang ada di negeri ini. Kami tidak memihak KPK, kami tidak memihak POLRI. Tapi kami mendukung KPK-POLRI untuk menjadi sahabat sejati, untuk menjadi penegak hukum yang melaksanakan tugas pokok fungsinya secara sebagaimana mestinya. Kami disini netral, dan tidak memihak institusi KPK maupun POLRI” – BEM Politeknik Negeri Malang

Hidup Mahasiswa!!!
Hidup Rakyat Indonesia!!!

Setitik Rasa Peduli, Berjuta Manfaat bagi Mereka

Musim hujan selalu diwarnai dengan musibah banjir di kota-kota besar, namun tidak menutup kemungkinan di kota kecil juga terjadi banjir. Banjir seperti musibah rutin yang selalu hadir menyapa warga Indonesia, namun meskipun begitu yang namanya musbih tetap saja musibah. Musibah hadir tanpa bias diduga dan diprediksi. Mereka bias kehilangan harta benda akibat banjir, sehingga mereka membutuhkan uluran tangan kita yang bernasib sedikit lebih beruntung dari pada mereka, korban banjir.

Sebagai wujud kepedulian, kami para pemuda meluangkan sedikit waktu kami untuk menggalang dana yang nantinya akan disalurkan untuk korban banjir di seluruh negeri. Meski jumlah yang didapat dari para pengguna jalan raya tidak seberapa, namun sedikit banyak dapat membantu meringankan beban para korban. Bekerjasama dengan UKM BKM, BEM melakukan galang dana di daerah perempatan Jl.Soekarno-Hatta Malang, pertigaan Belimbing, perempatan Kayu Tangan, dan di tempat umum lainnya. Penggalangan dilakukan mulaihari Selasa – Minggu, 17-22 Februari 2015.

Jika bukan kita, yang kebetulan memiliki nasib lebih beruntung dari korban bencana banjir, yang peduli membantu mereka, saudara kita sebangsa dan setanah air yang menjadi korban bencana banjir, lalu siapa lagi?

IMG-20150217-WA0004

Penggalangan dana banyak dianggap sebagai angin lalu bagi penggu najalan, karena kami tidak jarang juga turun kejalan untuk melakukan aksi ini, namun sebenarnya bukan maksud kita untuk sering mengadakan kegiatan ini, jikalau tidak ada korban yang membutuhkan kami tidak akan melakukan galang dana demi membantu mereka, apakah sulit untuk menyumbangkan sedikit rezeki yang kita miliki untuk mereka? Tidak pernahkah terpikirkan oleh kita bagaimana kalau kita yang tertimpa musibah?
Hidup Mahasiswa !!!
Hidup Rakyat Indonesia !!!

Musyawarah Kerja BEM POLINEMA 2015 KABINET “GARUDA”

Musyawarah Kerja (Musker) BEM POLINEMA merupakan acara tahunan BEM yang dilaksanakan di awal kepengurusan. Acara ini berisi empat agenda penting yaitu upacara serah terima jabatan, pembahasan dan penetapan tata tertib pembahasan dan penetapan MPO, serta pembahasan dan penetapan kode etik. Tahun ini Musker BEM POLINEMA diadakan dua hari satu malam yaitu tanggal 3-4 Februari 2015 bertempat di Villa Diva, Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Diikuti oleh semua pengurus BEM Polinema 2015, acara ini berjalan dengan lancar hingga rangkaian acara yang terakhir. Acara ini mengambil tema “Bersama Meningkatkan Dedikasi yang Berlandaskan Etika dan Kedisiplinan Sebagai Dasar Totalitas Kerja Untuk Kemajuan BEM POLINEMA” yang diawali dengan upacara serah terima jabatan dari BEM POLINEMA Kabinet “PERGERAKAN MAHASISWA” kepada BEM POLINEMA Kabinet “GARUDA” di pagi hari, kemudian presentasi Laporan PertanggungJawaban BEM POLINEMA Kabinet “PERGERAKAN MAHASISWA”, dan dilanjutkan dengan sidang yang membahas dan menetapkan Tata Tertib, MPO dan Kode Etik, acara terakhir yaitu pemaparan program kerja BEM POLINEMA Kabinet “GARUDA” hingga pukul 11.00 setelah itu persiapan pulang.IMG-20150207-WA0004
Kabinet ‘Garda Depan Pemuda’ atau singkatnya “GARUDA”, yang merupakan tag line kabinet BEM POLINEMA tahun ini, terdiri dari Presiden, Wakil Presiden beserta 10 kementerian yang siap berdedikasi untuk kemajuan BEM POLINEMA. Terdapat beberapa perbedaan dari tahun sebelumnya yaitu dengan penambahan Kementerian Kesejahteraan Mahasiswa, Kementerian Pendidikan, Riset dan Teknologi, dan perubahan nama kementerian seperti Kementerian Pendidikan, Pemuda dan Olah raga diubah menjadi Kementerian Pemuda dan Olah raga, Kementerian Teknologi, Komunikasi dan Informasi diubah menjadi Kementerian Komunikasi dan Informasi.
IMG-20150207-WA0006
Visi BEM tahun ini adalah “Bersinergi Bersama OKI Polinema Untuk Menjadi Garda Depan Pergerakan Mahasiswa Dalam Memajukan Polinema Dan Indonesia”. Visi tersebut akan diwujudkan melalui program-program kerja BEM POLINEMA dan optimalisasi dalam melayani UKM dan HMJ yang menjadi naungan.
“Jadilah Garda Depan Pemuda (GARUDA) Yaitu Pelopor Yang Menggerakkan Mahasiswa Untuk Mencapai Cita-Cita Setinggi-Tingginya Selayaknya Burung Garuda” merupakan pesan Presiden BEM POLINEMA 2015 dalam slide terakhirnya pada Musker kemarin. Salam Perubahan dari kami. GARUDA!!! SIAP !!!
HIDUP MAHASISWA!!! Hidup Rakyat Indonesia!!!